30.3.12

Kostum Galau Birmingham City

Jersey atau baju seragam kedua Birmingham City, yang bermain di Football League Championship atau setingkat di bawah Liga Primer Inggris, ini benar-benar bikin galau bagi manager dan juga para pendukung klub ini. Padahal tak ada yang aneh dengan kostum yang sudah ditetapkan di awal musim, pertengahan tahun kemarin.


Mereka sama-sama galau. Chris Hughton, sang manager galau karena merasa tidak sehati dengan warnanya dan motif seragam itu. Warna biru dan hitam yang dikombinasi dalam bentuk formasi zebra mau tak mau menjadi mirip dengan jersey Inter Milan.


Jersey ini hanya dipakai dalam beberapa pertandingan awal di saat pramusim. Setelah itu, Hughton memilih memakai kostum ketiga berwarna kuning. Nah itu yang membuat pendukung klub ini galau. Masalahnya, mereka sudah membeli jersey itu. Maklum namanya juga supporter fanatik. Mereka pun rela membeli jersey kedua ini dengan harga 40 pounsterling. Eh tahunya tidak pernah dipakai tim kesayangannya.

John Newton, salah satu penggemar klub itu menceritakan kegalauan terhadap sikap Hughton itu. "Jika mereka mengiklankan jersey ini sebelum musim berjalan, pasti supporter akan membelinya."

Kekecewaan memang membekap para pendukung klub ini. Newton juga bercerita tentang temannya yang sudah menghabiskan uang lebih banyak dibandingkan dia. "Dia membeli tiga dan habis hingga 100 poundsterling."
 
Tapi apa yang sebenarnya dia ogah memakai jersey itu? Tak selera itu satu hal. Poin lainnya, dia merasa tidak sreg. Dan itu bukanlah cuma dia yang berlaku demikian. Sir Alex Ferguson pernah juga galau juga ketika kostum kedua Manchester United berwarna abu-abu. Warna itu dianggap kurang pas dan bisa mempengaruhi permainan anak buahnya.