26.4.13

Caxirola, Pengganti Vuvuzela





Masih ingat Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan? Alih-alih asyik menonton aksi para bintang, telinga para penonton bukan saja mereka yang ada di stadion, tapi juga yang menyaksikan melalui televisi sangat terganggu dengan bunyi bising terompet itu.

Vuvuzela praktis tidak bisa disebut sebagai alat yang bisa menyemangati atau memeriahkan pertandingan kelas dunia tapi malah sebaliknya, sangat mengganggu.

Beda dengan Afrika Selatan, perhelatan tahun depan di Brasil dijamin lebih mengasyikkan. Sama seperti di Afsel, para penonton akan dibuat terhibur dengan alat bebunyian ini. Namanya, Caxirola.

Instrumen ini jelas beda dengan Vuvuzela yang hanya bisa menjerit memekakkan telinga. Alat yang terbuat dari plastik yang bisa dibuka dan ditutup ini berisi bola-bola kecil yang bisa digoyang-goyangkan akan menghasilkan bunyi seperti alat perkusi.



Nah, bayangkan bila stadion yang berisi 60 ribu penonton memainkan instrumen bunyi ini secara bersama-sama, terdengar seperti permainan alat perkusi khas Brasil.

Caxirola bukanlah alat musik tradisional Brasil. Alat ini sengaja dibuat oleh Kementerian Olahraga Brasil, yang menunjuk musisi Carlinhos Brown untuk menciptakan alat musik atau bebunyian khusus untuk Piala Dunia 2014 nanti.

Piala Dunia tahun depan, dijamin lebih asyik. Telinga pun lebih merdeka tidak dizalimi bunyi yang tak sedap macam vuvuzela itu. |@ngiknguks

No comments:

Post a Comment