22.5.12

Wow Balotelli Berambut Gondrong


 

 

Selama ini Mario Balotelli terkenal dengan cukuran rambut Mohawk-nya. Tapi bukan berarti dia tidak mencoba untuk memiliki gaya rambut lainnya. Banyak model rambut yang dia pilih.


Pertama, dia memilih untuk memiliki rambut yang panjang. Karena rambutnya ikal, saat panjang tentu dia menjadi kribo. Rambutnya pun berubah warna menjadi pirang. Persis seperti Valderama, bintang lawas asal Kolombia. Penampilannya keren. Apalagi dengan kumis tipis yang berbaris di atas bibirnya. Tapi ternyata dia tidak suka. 


Model kedua yang dia coba adalah memanjangkan rambut mohawknya. Dia pun memanjang bagian kiri dan kanannya. Jambulnya disisir rapi. Warna rambutnya, menjadi cokelat.  Tapi lagi-lagi ogah. Dengan potongan rambut seperti itu, antara dia dengan Neymar tak ada bedanya. 11-12, istilah zaman sekarang. 


Pilihan ketiga, ternyata dia tidak perlu mengecat warna rambutnya. Rambutnya tetap hitam seperti kulitnya. Cukuran kali ini berbeda. Bukan menyisakan rambut di bagian tengah hingga ke belakang, melawan hanya bagian depan saja yang tersisa. Dia juga ogah. Karena wajahnya mirip dengan Ronaldo, bintang Piala Dunia 2002. 


Hasilnya, ternyata dia memilih untuk tampil apa adanya seperti saat ini dengan cukuran mohawknya yang melegenda. Ini memang hanya iklan, yang dibuat Nike dalam rangka Euro 2012. Tapi, harus diakui iklan ini memang keren banget. Dalam iklan, pesan yang disampaikan adalah be your self dan tidak perlu menjadi orang lain. 


Namun di sisi lain, iklan ini juga mengetengahkan kehebatan Balotelli di Piala Eropa kelak. Tiga bintang yang diambil model rambutnya adalah bintang-bintang dari Amerika Selatan. Jadi, kira-kira untuk Piala Eropa kelak, dengan memilih rambut cukuran gaya Mohawk, Balotelli-lah yang akan menjadi bintang.


 Betul begitu? Bisa jadi. Tapi, ancaman bukan tidak ada. Di tim Prancis ada juga pemain yang memiliki rambut yang tidak beda dengan Balotelli. Dialah Mamadou Sakho, yang bermain di PSG. Potongan rambut dan bodinya tak beda dengan Balotelli. 

Nah, dalam tim sementara Prancis, Sakho memang tidak termasuk yang dipilih pelatih Laurent Blanc. Tapi, bila terjadi perubahan di saat-saat akhir, bisa jadi Balotelli harus kerja keras untuk membuktikan siapa Mohawk yang paling layak disebut yang terbaik. 

No comments:

Post a Comment