28.1.12

"Zahia Dehar Lingerie", Kiprah Baru Pelacur Ribbery-Benzema

Di Palais de Chaillot, Paris, Rabu, 25 Januari, para tamu mengambil tempat di sebuah ruangan persegi panjang disulap layaknya kamar kerja. Mereka yang datang bukan orang sembarangan. Ada Bruno Putzulu, bintang film Prancis, Helena Noguerra – penyanyi asal Belgia, dan Elisa Tovati – selebritas Prancis. Malam itu mereka datang untuk menyaksikan peluncuran pakaian dalam wanita.

Sekotak cokelat yang berisi miniature botol parfum Classique karya Jean Paul Gaultier, menjadi sajian spesial. Selanjutnya, tepat jam 8 malam, acara pun dimulai. Model-model itu berlenggok memamerkan pakaian dalam yang teramat mencolok mata.

Kain berwarna pink membungkus tubuh mereka, dari leher yang menyambung dengan celana, lalu membentuk seperti pita tepat di pusar. Bagian dada hanya ditutupi kain perca berbentuk bulatan. Karya ini dinamai “Gift”

Inilah peluncuran pertama produk pakaian dalam pertama dari Zahia Dehar. Lonjakan karir yang luar biasa. Dia baru berusia 20 tahun. Namun, dia sudah memiliki produk dengan label namanya sendiri. Zahia Dehar Lingerie, begitu merek dagangnya. Hanya orang-orang terkemuka, misalnya saja JustinBieber yang sudah punya parfum dengan merek namanya sendiri.

Sebentar…. Zahia adalah nama yang cukup terkenal di Prancis.  Mari kembali pada dua tahun silam, sekitar bulan Juli, ketika sepak bola di negeri itu dihebohkan dengan pemberitaan terlibatnya dua pemain sepak bola negeri itu dalam prostitusi di bawah umur.

Nah, si Zahia yang asal Maroko inilah yang dibayar Karim Benzema, striker Real Madrid, untuk menemaninya di tempat tidur. Tidak hanya Benzema, tapi Frank Ribbery pada 2009, juga pernah membayar Zahia untuk keperluan yang sama.

Ternyata, saat bersama kedua pemain terkenal itu usia Zahia masih berada di angka 16. Di Prancis, seseorang dinyatakan dewasa setelah berusia 18 tahun. Di bawah itu, mereka masih harus berada dalam perlindungan orang tuanya. Itu sebabnya, Benzema dan Ribbery dikenakan pasal mengencani pelacur di bawah umur.

Keduanya kompak bahwa saat diservis, Zahia tidak memberitahukan usia sebenarnya. Itu sebabnya, mereka tak tahu bila Zahia masih bau kencur. Mungkin perawakannya yang bohai dan juga wajahnya yang sensual(hihi apa hubungannya) membuat orang menyangka Zahia sudah layak masuk kategori dewasa.

Kasus ini muncul setelah polisi di sana membongkar biro prostitusi yang biasa mangkal di Zaman Café yang terletak di kawasan Champs Elysées yang terkenal itu, yang ternyata mempekerjakan pelacur di bawah umur. Zahia adalah salah satu pelacur yang masuk dalam kategori itu. Dari situlah kelakuan para hidung belang di sana, terungkap. Sialnya, ternyata di antara mereka terselip nama-nama top di lapangan sepak bola.

Rupanya, Zahia termasuk pelacur favorit. Sidney Govou, pemain Prancis lainnya juga pernah menggunakan jasanya. Bedanya,saat bersama Govou usia Zahia sudah lewat angka 18. Dia tidak hanya sekali dia diajak bersenang-senang tapi terjadi beberapa kali. 

Dalam wawancara dengan majalah Paris Match, Dehar mengatakan Ribbery mengajaknya dua kali berkencan. Pertama terjadi di Paris. Lalu setelah pindah ke Munich, Ribbery mengajaknya serta. Tidak main-main mereka memesan tempat di sebuah hotel mewah di Munich.  “Saya menjadi hadiah ulang tahun buat dia,” katanya. Saat itu Ribbery memang berulang tahun yang ke 26. “Kami bercinta di 

Berapa yang didapatkan Zahia? “Bayarannya? Tiap malam tarifku 2.000 poundsterling,” ucap Zahia. Kalau dirupiahkan sekitar Rp 28 juta lalu kalikan berapa lama dia menemani pelanggannya itu.

Kasus itu tak terdengar lagi kelanjutannya. Ribbery dan Benzema yang terancam hukuman tiga tahun penjara, masih bermain bola. Sedangkan Zahia, namanya makin mencorong. Kiprahnya di masa lalu itu ikut mendongkrak popularitasnya dan membuatnya mendarat mulus di pergaulan selebritas di sana.

Dia sempat tampil dalam film pendek Bionic. Wajah dan tubuhnya terpajang di berbagai produk busana dalam wanita hingga akhirnya dia memiliki produk dengan merek namanya sendiri. Tepuk tangan pengunjung di Palais de Chaillot, Paris, Rabu, 25 Januari lalu adalah sambutan selamat datang bagi dia di dunianya yang baru, yang lebih gemerlap.

No comments:

Post a Comment